PENCANANGAN DESA SUKADANA SEBAGAI DESA BEBAS KDRT DAN RAMAH ANAK

Odin 21 Februari 2020 23:31:19 WIB

Sukadana.  Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia ke Desa Sukadana berjalan lancar. Acara yang semula akan dilaksanakan di Lapangan Umum Desa Sukadana, Dusun Lokok Kengkang dialihkan ke Aula Pondok Pesantren Nurul Bayan dikarenakan cuaca yang kurang bersahabat. Meski dimulainya acara sempat tertunda dari waktu yang telah ditentukan karena terhambat oleh hujan deras, tidak menyurutkan antusiasme masyarakat Desa Sukadana yang menantikan kedatangan Rombongan Menteri PPPA Ibu Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E.,M.Si. Rombongan Kementerian PPPA akhirnya tiba di Aula Pondok Pesantren Nurul Bayan. Masyarakat yang berharap dapat bertemu langsung dengan Ibu Menteri Bintang tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya, karena beliau tidak dapat ikut dalam rombongan dikarenakan adanya agenda mendadak.

Di pilihnya Desa Sukadana sebagai tujuan Kunjungan Kementerian PPPA Republik Indonesia yang bertemakan “ Pencanangan Desa Bebas KDRT dan Penguatan Perempuan Tangguh Bencana “ tak lepas dari peran Kader Sekolah Perempuan Desa Sukadana, yang digagas Oleh Institut Kapal Perempuan-Mitra Program Mampu (Kemitraan Australia-Indonesia untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan) yang tak lelah menyuarakan pemenuhan hak-hak perempuan dan anak di lingkungannya.

Dalam acara tersebut, turut pula dihadiri langsung oleh Bapak Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar yang menyampaikan sambutan bahwa Lombok Utara akan terus meningkatkan peran serta perempuan dalam membangun Kabupaten Lombok Utara yang lebih baik.

“Beberapa tahun terakhir ini Pemerintah Lombok Utara terus berupaya melibatkan dan meningkatkan peran aktif perempuan dalam membangun daerah Lombok Utara. Salah satu upaya tersebut adalah melalui Musrenbang Perempuan dan Musrenbang Anak. Melalui musrenbang tersebut banyak sekali ide-ide atau gagasan yang tidak terfikirkan oleh kaum laki-laki yang bisa dijadikan kebijakan-kebijakan dalam membangun daerah Lombok Utara yang lebih baik lagi“, tandasnya.

            Pada kesempatan yang sama Kementerian PPPA dalam hal ini yang diwakili oleh Deputi PPPA menyampaikan dalam sambutannya bahwa ada lima (5) isu prioritas menjadi fokus pembangunan PPPA. Pertama, peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan. Kedua, peningkatan peran ibu dalam pendidikan anak. Ketiga, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Keempat, penurunan pekerja anak. Kelima, pencegahan perkawinan anak atau pernikahan anak usia dini.

Dengan dicanangkannya Desa Sukadana sebagai Desa Bebas KDRT dan Desa Ramah Anak, diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya. Sehingga bisa menjadikan Kabupaten Lombok Utara sebagai kabupaten yang ramah anak dan perempuan dan pada tahun 2020 Indonesia menjadi negara yang ramah anak dan perempuan.

Komentar atas PENCANANGAN DESA SUKADANA SEBAGAI DESA BEBAS KDRT DAN RAMAH ANAK

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Sukadana

tampilkan dalam peta lebih besar