Profil Potensi Desa

Administrator 30 April 2014 11:23:24 WIB

 

  1. KONDISI DESA
  2. Potensi Sumber Daya Alam (SDA)

a. 1 Luas Desa Sukadana 190 Ha terdiri dari :

Tanah Sawah :

  • Sawah Irigasi : 190  ha
  • Sawah Irigasi ½ teknis : 190  ha
  • Sawah Tadah Hujan     :   -   ha

 

Tanah Kering :       

  • Tegal/ladang : 998,15   ha
  • Pemukiman   :   15,987 ha

         

Tanah Basah :

  • Tanah rawa :       -     ha
  • Tanah surut :       -     ha

         

Tanah Perkebunan :

  • Tanah Perkebunan Rakyat : 99,8     ha
  • Tanah Perkebunan Negara :       -     ha
  • Tanah Perkebunan Swasta :       -     ha

 

Tanah Fasilitas Umum :

  • Kas Desa                       :   0,30   m2
  • Perkantoran Pemerintah :   0,23   m2
  • Lapangan                      : 388,8     m2
  • Lainnya                         :   -       m2

 

a.2 Tipologi Desa :

  • Desa Pantai                 : ( ya )
  • Desa pegunungan        : ( ya )
  • Desa Perkotaan           : ( tidak)
  • Desa Perbatasan Dengan Kabupaten Lain : ( tidak)     

Batas wilayah Desa Sukadana sebagai berikut :

  • Sebelah Utara    : Laut Jawa
  • Sebelah Selatan : Hutan Tutupan
  • Sebelah Barat    : Desa Akar-Akar
  • Sebelah Timur    : Desa Anyar

 

a.3 Orbitasi :

  • Jarak ke Ibu Kota Provinsi     : 75 Km
  • Jarak ke Ibu Kota Kabupaten : 35   Km
  • Jarak ke Ibu Kota Kecamatan :   3,5 Km

 

  1. 4 Iklim :
  • Curah hujan            : 9,74 Mm/Th.
  • Jumlah Bulan Hujan : 3 Bulan
  • Suhu rata – rata      : 28-35 C
  • tinggi tempat           : 0-500 Mdl
  • Bentang wilayah      : Datar
  1. Potensi Sumber Daya Manusia (SDM)

b.1 Jumlah Penduduk :                  

  • Jumlah Total                    : 7.784 Orang
  • Jumlah laki – laki             : 3.819 Orang
  • Jumlah Perempuan           : 3.955 Orang
  • Jumlah KK                       : 2.302 KK
  • Jumlah Penduduk Miskin   :   574 RTM

      (Sumber Data : Kaur Pemerintahan (Per- Desember 2014))

 

b.2 Pendidikan :

  • Belum Sekolah (Balita) :   1.587 Orang
  • Usia 15 - 45 tidak pernah sekolah           :   1.490 Orang
  • Pernah sekolah SD tetapi tdk Tamat :     315 Orang
  • Tamat SD / Sederajat :   1.485 Orang
  • Tamat SLTP :     250 Orang
  • Tamat SLTA :     518 Orang
  • Tamat D 1 :       -   Orang
  • Tamat D 2 :       5   Orang
  • Tamat D 3                                       :       27 Orang
  • Tamat S 1 :       31 Orang
  • Tamat S 2 :       -   Orang

                        (Sumber Data : Profil Desa)                          

                    

  1. 3 Mata Pencaharian Pokok :
  • Petani                             :   5.350 Orang
  • Pedagang/Pengusaha       :     108 Orang
  • Buruh Tani                     :       78 Orang
  • Buruh lepas                     :       -   Orang
  • Pertukangan                   :     150 Orang
  • Peternak                         :     550 Orang
  • PNS                               :      25 Orang
  • Polri                                 :         - Orang
  • TNI                                 :         - Orang
  • Karyawan Swasta                         :         - Orang
  • Karyawan BUMN                         :         - Orang
  • Pembantu Rumah Tangga               :         - Orang
  • TKI/TKW   Luar Negeri                 :   135 Orang
  • Pengemudi/Tukang Ojek   :     120 Orang
  1. 4 Agama :
  • Islam           : 7.529 Orang
  • Protestan           :       - Orang
  • Katolik :       - Orang
  • Hindu           :   151 Orang

 

b.5 Etnis :

  • Sasak           : 5.851 Orang
  • Bima           :     25 Orang
  • Bali           :   175 Orang
  • Bugis           :   142 Orang
  • Jawa           :     15 Orang
  • Flores           :       2   Orang

 

  1. Potensi Kelembagaan
  2. Lembaga Pemerintahan Desa :
  • Jumlah Aparat Desa : 9     Orang
  • Pendidikan Kepala Desa : SMA/Paket C
  • Pendidikan Sekretaris Desa : S1
  • Pendidikan Kaur/Pembantu :
  • Kaur Pembangunan : SLTA/Paket C
  • Kaur Pemerintahan : SLTA/Paket C
  • Kaur Keuangan : SMK
  • Kaur Kemasyarakatan : SMA
  • Kaur Ketentraman & Ketertiban : SMA
  • Kaur Umum & Administrasi : S1
  • Staf Pembantu : SMP
  • Jumlah RW/ RT : - /41
  • Jumlah Dusun : 17 Dusun

 

  1. Lembaga Pendidikan :
  • Jumlah TK / PAUD : 1 Unit
  • Jumlah SD / se derajat : 5 Unit

 

  1. Kelembagaan Keamanan :
  • Jumlah Pos Kamling : 1 Unit
  • Jumlah Hansip / LINMAS : 32 Orang
  1. Jenis Sarana dan Prasarana :
  • Prasarana Pemerintahan :

 

 

No.

 

Jenis Prasarana

Kondisi

 

Ket

Baik

Kurang Baik

Rusak

1

2

3

4

5

5

1.

Gedung Kantor Desa

1

 

 

 

2.

Gedung Aula

 

1

 

 

3.

Gedung BPD

 

 

1

 

4.

Rumah Jaga

 

 

 

 

5.

Komputer

 

1

2

 

5.

Laptop

3

 

 

 

5.

Mesin Tik

 

 

1

 

7.

Meja Kerja

8

 

 

 

8.

Kursi Kerja

8

 

 

 

9.

Meja Rapat

 

2

 

 

10.

Kursi Rapat

40

 

13

 

11.

Kursi Tamu

3

 

2

 

12.

Almari Arsip

3

 

2

 

13.

Rak Buku

2

 

     1

 

 

  1. Geografi Desa

Desa Sukadana merupakan salah satu dari sembilan desa yang berada di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat, yang beberapa hari sekarang masuk menjadi salah satu Desa yang berada di wilayah Pemekaran baru Kabupaten Lombok Utara. Dari pusat Desa jarak ke Anyar kota Kecamatan yakni ±3 km dengan waktu tempuh bila menggunakan sepeda motor 10 menit. Ibu Kota Kabupaten sebelumnya di Gerung dengan jarak ± 100 km namun sekarang dengan adanya Pemekaran Kabupaten Lombok Utara Pusat Kota di Tanjung ± 40 Km dengan perjalanan menggunakan kendaraan sekitar 1 jam. Jarak ke Kota Mataram Ibu Kota Provinsi yakni ±71 km dengan sekitar 2 jam perjalanan.

Secara Administrasi memiliki batas wilayah di sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa, di sebelah Selatan berbatasan dengan Hutan tutupan/Taman Nasional Gunung Rinjani, di sebelah barat berbatasan dengan Desa Akar-Akar, di sebelah Timur berbatasan dengan Desa Anyar dan Desa Senaru. Desa Sukadana terbagi menjadi 17 Dusun, yaitu Dusun Sukadana, Karang Gedeng, Labangkara, Batu Tepak, Ruak Bangket, Teluk, Lokok Kengkang, Lokok Buak, Lendang Gagak, Lendang Jeliti, Lendang beriri, Segenter, Lendang Setinggi, Sembagek, Semokan dan Batu Rakit dan Kebon Patu yang merupaka Pemekaran dari Dusun Batu Rakit.

Kawasan ini berada pada ketinggian 0–700 m dari permukaan laut dan merupakan daerah yang agak landai dengan tingkat kelerengan 100–450. Terdapat kecendrungan semakin keutara semakin rendah pula kemiringan tanahnya. Kalau dilihat dari aspek klimatologis Sukadana termasuk dalam katagori iklim B (menurut Schmidt dan Fergusson) dengan curah hujan rata-rata sekitar 14.500 mm setiap tahunnya. Musim penghujan biasanya dimulai bulan november yang mencapai puncaknya pada bulan januari dan berakhir bulan maret.

Namun kondisi iklim dan cuaca tujuh tahun terakhir ini mengalami perubahan, yakni terjadi ketidak menentuan pola musim terutama berpengaruh pada pola pengolahan lahan pertanian. Perubahan kondissi alam ini karena pengaruh kondisi hutan yang terancam, terutama dihutan produksi yang sudah sebagian dibabat dan beralih fungsi menjadi perladangan, dan kebun dan berdampak pula terhadap keberlangsungan debit mata air yang sudah mulai berkurang bahkan beberapa mata air sudah hilang. Tidak jarang bila musim kemarau datang terjadi krisis air terutama bagi warga yang tinggal di wilayah selatan atau pinggiran hutan yang sumber utamanya memamfaatkan sumber mata air perpipaan, yang terpaksa mengambil air ke dusun-dusun yang berada di daerah pesisir/utara. Dengan menempuh jarak 2-9 km memakai sepeda motor atau tenaga ojek untuk mengambil air dari sumur-sumur gali penduduk, atau ke Lokok Kenkang dan Lokok Buak. Untuk prasana air irigasi persawahan satu–satunya terdapat di Dusun Batu Rakit yang terdiri dari saluran sekunder 800 m, saluran tersier 1.500 m dan pintu sadap 2 unit.

 

Tabel 1 : Data Pemanfaatan Prasarana Air Bersih

 

No

Sumber Air

Jumlah Pemamfaat

Lokasi

1

Sumur gali

840 KK

7 Dusun : Sukadana, Lb. Kara, Kr. Gedeng, Rk. Bangket, Lk. Kengkang, Lk. Buak, Teluk,

2

Mata air/perpipaan

1.197 KK

10 Dusun: Semokan, Bt. Rakit, Sembagek, Ld. Beriri, Ld. Setinggi, Ld. Jeliti, Ld. Gagak, Segenter, Bt. Tepak, Lokok Buak.

(Sumber: Data Profil Desa)

 

Betapa besar arti dari keberadaan hutan adat (pawang) sebagai benteng terakhir yang memberikan kontribusi terhadap penyediaan mata air untuk air minum bagi warga. Lebih-lebih sebelum adanya program perpipaan dulu, hutan adat ini sebagai urat nadi penyedia air minum. Hutan adat ini seperti Pawang Semokan, Baban Kuta, dan Sembagek yang sampai sekarang kelestarian hutan adat dan mata air masih dapat dipertahankan, hal ini semua berkat masih kuatnya memegang nilai-nilai adat untuk kelestarian hutan oleh masyarakat adat terutama Wet Semokan dan Sembagek.

 

Tabel 2 : Sumber-Sumber Mata Air

No

Nama Lokasi/Kawasan

Nama Mata Air

Debit Air Saat Ini

Penerima Manfaat

1

TNGR dan Hutan Produksi

Sengaor

Kecil

2 Desa: Sukadana dan Akar – akar.

2

Lokok Stabuh

sedang

Warga Tebeang Sukadana

3

Lokok Bt Menjangkong

sedang

Semokan

4

Lokok Tiong

kecil

Tebeang

5

Sempokon

Besar

2 Dusun: Sukadana

5

Tempos Omba

kecil

Semokan

7

Lekong setebel

Kecil

Tebeang, kopang

8

Lokok raden

kecil

 

9

Lokok Prabu

sedang

2 Desa ; Senaru, sukadana.

10

Lokok Binong

Kecil

Dusun semokan sukadana

11

Loang Tuna

Kecil

Semokan . Bt. Rakit

12

Embukan

Besar

2 Desa: Bt.   Rakit (sukadana) dan Pawang Karya (senaru)

13

Lokok Doak

Kecil

Semokan

14

Mata air Pesisir

Lokok Buak

Kecil

Lokok Buak.

15

Lokok Kenkang

Besar

Lk kengkang, Rk. Bangket, Lk Buak.

15

Hutan adat Semokan

Lokok Jawa

Sedang

Warga semokan

17

Lokok Nina

Sedang

Warga semokan

18

Hutan adat Sembagek

Sumur Jawa

sedang

Dsn Sembagek

19

Sumur Nina

Sedang

Dsn Sembagek

20

Sumur mama

Sedang

Dsn Sembagek

22

Sumur Bali

Sedang

Dsn Sembagek

(Sumber: Data Based YPMP)

Pada kawasan hutan dan TNGR dijumpai tumbuhnya yang beragam yakni tumbuhan (Flora) seperti Bangsal, Bajur, Koa, Kemiri, Garu, Ketapang, Kelicung, Suren, Jambu-jambuan, bangsalan, Jelateng, dan jenis-jenis anggrek, paku – pakuan dan semak. Sedangkan jenis hewan (Fauna) yang sering dijumpai di kawasan hutan adalah monyet, lutung, rusa, babi, menjangan dan berbagai jenis burung dari ukuran kecil sampai ukuran sedang.

  1. Pemanfaatan Lahan

Luas wilayah Desa Sukadana 4.950 km2 yang terdiri : lahan persawahan seluas 19 Ha, lahan kering 445 Ha, pemukiman 51,97 Ha, tanah kas Desa 2,5 Ha, lapangan 2,25 Ha, Perkantoran 0, 23 ha lainnya 3.888,51 Ha. Sementara hutan lindung 22.38 Ha, hutan Produki 158,5 Ha dan hutan adat 22,38 Ha. Masyarakat biasanya menanam sawah mereka dengan jenis padi sawah dan jagung sedangkan pada lahan kering ditanami dengan kacang-kacanagan, jagung, padi, jambu mente, ubi kayu, mangga, kelapa dan utuk lahan perkebunan dikembangkan, mangga, kelapa, pisang, coklat, panili, kopi dll.

Dengan tersedia luasnya hamparan lahan pertanian, yang hampir keseluruhannya sudah tergarap dengan baik sebagai lahan pertanian. Mayoritas mayarakat telah mempunyai lahan masing – masing dengan jumlah rumah tangga yang memiliki lahan pertanian 1.810 Rtp sedangkan yang tidak punya lahan 45 Rtp. Dari yang telah punya lahan ini terdapat 410 Rtp yang pemilikannya kurang dari 0,5 Ha, 904 Rtp yang pemilikannya 0,5–1,0 Ha dan terdapat 441 Rtp kepemilikan yang lebih 1,0 Ha.

Beberapa komoditi unggulan yang cukup berhasil di kembangkan dengan ketersediaan lahannya; kelapa 150 Ha, mangga 200 Ha, Jambu Mente 557 Ha, Kacang-kacangan 50 Ha, jagung 100 Ha, kakao 10 Ha dan panili 10 ha. Kumuditi ini telah mendongkrak pendapatan dan meningkatkan kesejahtraan masyarakat terutama sekali dari mente dan kelapa. Khususnya Jambu mente mulai di kembangkan sejak tahun 1995 melalui program IFAD, yang telah diikembangkan oleh hampir sebagian dari seluruh kepala keluarga yang ada di Desa Sukadana.

 

Tabel 3: Data Kelompok Mente di Desa Sukadana

 

No

Kelompok Tani

KK

Luas Ha

Tahun

1

5

74

71

95/95

2

17

445

415

97/98

3

4

74

71

98/99

 

27

584

557

 

(Sumber: Data CDKP Kec. Bayan)

Obyek wisata unggulan di Desa Sukadana yang telah banyak menyumbangkan devisa bagi negara, dengan menonjolkan poteni wisata budaya yakni di Dusun Tradisional Segenter dan Teluk. Hampir setiap tahunnya banyak dikunjungi oleh para wisatawan domestik maupun luar negeri. Tidak jarang pula beberapa stasiun TV nasional dan lokal mengunakan tempat tersebut untuk membuat program film dokumenter dalam rangka promosi wisata dan kemajuan program TV tersebut.

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Sukadana

tampilkan dalam peta lebih besar